wiblogger

Apa itu duplikat konten ? Cara mengatasi duplikat konten di blogger

Bagi anda yang masih baru dalam blogging, anda mungkin sering kali membaca artikel yang menyinggung tentang duplikat konten, terlebih jika itu merupakan artikel yang membahas seputar teknik SEO.


Apa itu duplikat konten ?

Duplikat konten adalah keadaan dimana suatu situs memiliki dua atau lebih halaman yang sama atau sangat mirip.

Duplikat konten itu ketika terdapat postingan yang sama pada blog kita ya ?

Tepat !

Ketika postingan blog kita sama dengan postingan blog lain (copas artikel orang), apakah itu juga duplikat konten ?

Bukan !
Duplikat konten hanya sebatas pada blog yang sama. Untuk kasus copas artikel orang, ini disebut plagiat konten. Plagiat konten sendiri kasusnya jauh lebih "berat" dibandingkan duplikat konten. Ya, hal ini jelas karena plagiat konten adalah pelanggaran hak cipta. Mesin pencari google sangat-sangat care dengan ini. Blog yang terdeteksi sebagai plagiat konten akan dihapus dari mesin pencari (deindex).

Kalau duplikat konten gimana ?

Kita bahas diluar dialog.


Penyebab duplikat konten

Sebelum membahas tentang seberapa besar dampak duplikat konten terhadap SEO blog, akan kita bahas mengenai hal yang menyebabkan duplikat konten.

POIN:
Pada kasus normal, setiap blog umumnya akan memproduksi duplikat konten.

Ya, duplikat konten tergolong kasus yang wajar. Hal ini karena sistem dari blog itu sendiri yang umumnya akan menampilkan suatu konten pada beberapa halaman (URL) yang berbeda. Kita misalkan untuk blog dengan platform blogging blogger.com, ketika anda menerbitkan postingan, postingan ini akan ditampilkan pada beberapa halaman, yaitu halaman item (halaman postingan itu sendiri), label, arsip dan search. Sistem inilah yang menyebabkan terdeteksinya duplikat konten oleh mesin pencari, terlebih lagi jika anda menampilkan post secara penuh pada halaman index (homepage, label, search). Hal ini akan memproduksi banyak halaman yang memiliki konten serupa.


Dampak duplikat konten terhadap SEO blog

Mengenai dampak duplikat konten terhadap ranking blog di mesin pencari, pada kasus umum, mesin pencari akan memilih mana halaman yang lebih diprioritaskan dan hanya menampilkan satu dari halaman-halaman yang serupa pada hasil pencarian. Untuk kasus seperti ini, google tidak akan menjatuhkan penalty (hukuman) untuk blog yang bersangkutan. Namun, ada kasus dimana mesin pencari google menganggap bahkan duplikat konten yang terdeteksi merupakan hasil dari tindakan manipulasi yang bertujuan menjaring trafik dengan banyak keyword dan konten yang tidak relevan. Untuk kasus seperti ini, google mungkin akan menghapus index blog yang bersangkutan (deindex). Informasi google tentang duplikat konten bisa anda baca di: https://support.google.com/webmasters/answer/66359?hl=id.


Mengatasi / mencegah duplikat konten

Meskipun belum tentu duplikat konten akan berdampak pada ranking blog di mesin pencari, melakukan tindakan pencegahan merupakah salah satu praktek SEO yang umumnya diterapkan oleh para webmaster. Dengan mencegah dan meminimalisir produksi duplikat konten, mesin pencari setidaknya tidak perlu serangkaian proses untuk menentukan prioritas konten.

Berikut adalah beberapa halaman yang dapat menyebabkan duplikat konten, halaman-halaman ini (umumnya) memang tidak perlu diindex oleh mesin pencari.

Halaman Format URL
Label www.example.com/search/label/nama%20label
Search by query www.example.com/search?q=guery
Search by published www.example.com/search?update-max=date
Arsip
www.example.com/tahun/bulan
www.example.com/tahun_bulan_archive.html

Info: Beberapa waktu yang lalu, konfigurasi robots.txt untuk mencegah duplikat konten juga memblock index untuk halaman mobile. Untuk update algoritma google saat ini, konfigurasi yang memblock halaman mobile sudah tidak relevan. Hal ini karena google telah mulai menerapkan Mobile-first index. Jadi, jangan block index untuk halaman mobile.


Langkah 1: Setting robots.txt
  1. Login ke dashboard blog dan menuju menu Setelan > Preferensi penelusuran. Pada bagian Perayapan dan pengindeksan, klik edit pada robots.txt.
  2. Masukkan konfigurasi robots.txt berikut pada textarea dan simpan perubahan.

    User-agent: Mediapartners-google
    Disallow :

    User-agent : Googlebot
    Disallow : /search/
    Disallow : /search?q=
    Disallow : /search?update-max=

    Sitemap : https://www.example.com/atom.xml

    Petunjuk: Ganti URL pada sitemap sesuai dengan domain blog anda.

    Konfigurasi robots.txt diatas akan memblock index mesin pencari untuk semua halaman bertipe search (by label, by query dan by published). Pada konfigurasi robots.txt diatas, intruksi untuk memblok index halaman arsip belum disertakan. Untuk memblok index halaman arsip, akan jauh lebih efektif jika dilakukan melalui meta robots.


Langkah 2: Tambahkan meta robots pada tema blog
  1. Login ke dashboard blog dan menuju menu Tema > Klik Edit HTML
  2. Pada antarmuka HTML editor yang terbuka, cari kode </head>
  3. Tambahkan meta robots berikut tepat sebelum kode </head>

    Meta robots
    <b:if cond='data:view.isSearch or data:view.isArchive'>
    <meta content='noindex, follow' name='robots'/>
    </b:if>

Info: Semua tema yang berasal dari wiblogger.com telah menyertakan tag robots untuk mencegah duplikat konten. Jadi, jika anda menggunakan tema yang berasal dari wiblogger.com, langkah 2 ini tidak perlu anda lakukan. Untuk pengguna tema yang berasal dari pengembang lainnya, ada kemungkinan tag robots ini juga telah disertakan. Oleh karena itu, sebelum melakukan langkah ini, disarankan untuk menghubungi pengembang tema yang anda gunakan.



Bagikan ke:

1 komentar untuk:

Apa itu duplikat konten ? Cara mengatasi duplikat konten di blogger

Silahkan tulis komentar anda untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini. Dukungan tag HTML: Bold Text, Italic Text, and Link Text (Hanya jika diperlukan).

Berlangganan Artikel
Dengan berlangganan artikel kami, anda akan mendapatkan setiap update yang diterbitkan pada situs wiBlogger.com langsung melalui akun email anda. Pastikan juga anda mengkonfirmasi alamat email anda untuk dapat mengaktifkan layanan.
×
Jangan tampilkan lagi